skip to Main Content

MALAM 1000 BULAN & ZAKAT FITRAH

Halo, Lions! Tidak terasa ya bulan puasa sudah memasuki 10 hari terakhir Ramadhan nih! Kalian tau ga sih, fakta tentang 10 hari terakhir di bulan Ramadhan? Di 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan, ada yang namanya Malam Lailatul Qadar, loh. Apa sih Malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar atau biasa disebut juga sebagai malam 1000 bulan merupakan malam yang lebih dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa ta ‘Ala daripada malam-malam lainnya. Salah satu kemuliaan malam Lailatul Qadar adalah Allah Subhanahu Wa ta ‘Ala menjadikan malam tersebut menjadi malam yang penuh keberkahan.  

Malam Lailatul Qadar memiliki ciri-cirinya tersendiri, seperti jatuhnya malam Lailatul Qadar cenderung pada malam-malam ganjil daripada malam-malam genap serta suasana lingkungan alam sekitar terasa lebih tenang dan hening. Keheningan pada malam Lailatul Qadar ini bertujuan untuk memberikan kenikmatan beribadah terhadap seluruh umat muslim di seluruh dunia. Ibadah yang dilakukan pada saat malam Lailatul Qadar yaitu salah satunya adalah melakukan i’tikaf

  I’tikaf adalah kegiatan yang mengharuskan seseorang untuk berdiam diri di dalam masjid untuk banyak mengerjakan ibadah. I’tikaf dapat dilakukan dengan minimal sebanyak satu malam dan dapat dilakukan di masjid mana saja. Wanita juga boleh ber-i’tikaf di masjid dengan syarat diizinkan oleh suami dan tidak menimbulkan fitnah dengan laki-laki. Hal yang dapat membatalkan i’tikaf adalah keluar dari masjid tanpa alasan syar’i atau tanpa ada kebutuhan yang mendesak, seperti mencari makan atau melakukan kegiatan yang hanya bisa dilakukan di luar masjid. Adapun hal lain yang dapat membatalkan i’tikaf yaitu Jima’ atau bersetubuh dengan pasangan suami/istri, Allah Subhanahu Wa ta ‘Ala berfirman, yang artinya,  

Janganlah kalian melakukan hubungan suami-istri ketika kalian sedang i’tikaf di masjid ….

(Q.s. Al-Baqarah:187)  

[“Serba-Serbi I’tikaf”, Ammi Nur Baits, https://konsultasisyariah.com/6901-iktikaf.html]. 

Disamping kita dapat melakukan sebanyak-banyaknya ibadah pada malam Lailatul Qadar, adapula kewajiban yang harus kita lakukan di bulan Ramadhan, yaitu membayar Zakat. Zakat merupakan salah satu kewajiban umat muslim yang termasuk kedalam rukun ketiga dari Rukun Islam. Sesuai dengan terminologi bahasa atau peristilahan tentang kata-kata, Zakat berarti Ath-Thaharah (suci) dan An-Nama (berkembang). (An-Nihayah fi Gharib Al-Hadits wa Al- Atsar, 2:307 & Lisan Al-Arab, 14:358). [“Serial Fiqh Zakat (Bag.1): Pengertian, Keutamaan dan Hukum Zakat”, Muhammad Nur Ichwan Muslim, ST., 10 Januari 2021, https://muslim.or.id/54784-pengertian-keutamaan-dan-hukum-zakat.html].  

Sedangkan dalam terminologi syari’at, Zakat merupakan salah satu amalan beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta ‘Ala dengan mengeluarkan bagian harta tertentu yang wajib dikeluarkan untuk diserahkan pada kelompok atau peruntukan tertentu (Asy-Syarh, Al-Mumti’, 6:13). [“Serial Fiqh Zakat (Bag.1): Pengertian, Keutamaan dan Hukum Zakat”, Muhammad Nur Ichwan Muslim, ST., 10 Januari 2021, https://muslim.or.id/54784-pengertian-keutamaan-dan-hukum-zakat.html]. Orang yang berzakat Fitrah ini harus membaca niat saat menunaikan Zakat Fitrah, contoh bacaan niat saat menunaikan Zakat Fitrah sebagai berikut: 

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri 

 نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكاَةَ اْلفطر عَنْ نَفْسِيْ فَرْضًالِلهِ تَعَالَى  

“Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala.” 

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Taala.”  

[“Ini Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri dan Anak”, Ajeng Ayu Winarsih, 5 April 2022, https://mediaindonesia.com/humaniora/436167/ini-bacaan-niat-zakat-fitrah-untuk-diri-sendiri-istri-dan-anak]. 

Niat Zakat Fitrah untuk Seluruh Anggota Keluarga, Termasuk Diri Sendiri 

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ 

 “Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala.”  

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala.”  

[“Ini Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri dan Anak”, Ajeng Ayu Winarsih, 5 April 2022, https://mediaindonesia.com/humaniora/436167/ini-bacaan-niat-zakat-fitrah-untuk-diri-sendiri-istri-dan-anak]. 

Hukum Zakat Fitrah adalah wajib bagi setiap umat muslim. Syarat untuk melakukan Zakat Fitrah yaitu beragama Islam, memiliki sisa bahan makanan sebanyak satu sha’ atau sekitar 2,5 kg, dan telah memasuki waktu wajib menunaikan Zakat, yaitu saat terbenamnya matahari di hari puasa terakhir dan menjelang tanggal satu syawal atau 1 Syawal. 1443 Hijriah. 

Nah, Lions, itu dia beberapa hal yang meliputi kegiatan saat bulan suci Ramadhan. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan para lions mengenai bulan Ramadhan dan meningkatkan semangat Ibadah para lions di bulan suci ini ya!  

Kami, dari Tim Website Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris (Sastra Inggris) UAI mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa di Bulan suci Ramadhan & Minal ‘Aidin Wa Faidzin, Mohon maaf lahir dan Batin, Selamat Hari Raya Idul Fitri, Lions! Bagi kalian yang ingin mendalami kemampuan bahasa Inggris atau mempunyai kemampuan menulis, kalian bisa banget loh gabung bareng kita di Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris (Sastra Inggris) di Universitas Al Azhar Indonesia. Yuk Gabung! Untuk biaya dan informasi lainnya bisa langsung kamu cek ke website Universitas Al Azhar Indonesia di https://uai.ac.id/ atau langsung ke nomor telepon ini (021) 727 92753.  FZW & NA, SRZ.

Happy Fasting, Lions

See you at UAI! 

Back To Top