skip to Main Content

PERTEMUAN ORANG TUA/WALI MAHASISWA PRODI BAHASA DAN KEBUDAYAAN INGGRIS

Pertemuan orang tua/wali mahasiswa program studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris berlangsung pada hari Kamis (10/03). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada orang tua/wali mulai dari struktur program studi hingga organisasi kemahasiswaan yang ada dalam Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris. Kegiatan diisi dengan materi oleh Era Bawarti S.IP., M.Hum. selaku Kepala Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris.

 

Diawali dengan pemaparan tentang struktural Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris oleh Era Bawarti S.IP., M.Hum. sebagai Kepala Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris serta Sekretaris Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris yaitu Thafhan Muwaffaq, S.S., M.A. Program studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris memiliki empat kategori dosen prodi dan bidang keahlian diantaranya kemahiran berbahasa, susastra dan budaya, linguistik serta penerjemahan.

Selanjutnya, Kepala Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris, Era Bawarti S.IP., M.Hum. juga memaparkan mengenai profil lulusan mahasiswa dan mahasiswi Bahasa dan Kebudayaan Inggris, diantaranya ada penulis, pengalih Bahasa, pendamping Bahasa, edupreneur, serta peneliti di bidang bahasa. Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris memilki enam sebaran kurikulum, diantaranya mata kuliah nasional, mata kuliah universitas, mata kuliah fakultas, mata kuliah kemahiran berbahasa, mata kuliah wajib program studi dan mata kuliah wajib peminatan untuk skripsi.

 

Lalu, terdapat beberapa syarat untuk memnuhi kelulusan dalam prodi Bahasa dan Kebudayaan Inggris dimana mahasiswa diharapkan dapat memenuhi 137 sks kuliah tatap muka, 6 sks skripsi, 4 sks PKL, dan 1 sks KKN. Syarat kelulusan berikutnya, mahasiswa diharapkan mencapai skor 550 UET (UAI English Test) yang diambil di PPBB UAI untuk mengambil ijazah dan Tes Tilawah, dimana mahasiswa harus lulus dengan skor minimal 65.

 

Adapun program Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) yang berlaku untuk mahasiswa dan mahasiswi angkatan 2020 dan 2021, yang dilakukan secara bauran atau “hybrid”, daring dan luring. Mahasiswa berhak memilih untuk kuliah secara hybrid atau secara daring penuh. Selain itu, Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris memiliki Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan MBKM Mandiri. Program MBKM ini berlaku untuk mahasiswa dan mahasiswi angkatan 2019 sampai 2021, MBKM Mandiri yang diselenggarakan oleh kerjasama antara pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris ini akan di tempatkan magang di perusahaan konsultan marketing dan advertising yaitu UNDR dan MBKM Proyek Kemanusiaan di RTQM (Rumah Tahfidz Qurro’atul Muhlisin).

 

Keunggulan yang dimiliki dalam Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris yaitu skripsi harus ditulis dalam Bahasa Inggris, lulus dengan skor UAI English test 550, praktik kerja lapangan di berbagai instansi seperti swasta, pemerintah, organisasi nirlaba, kedubesan negara asing, dan ada virtual course di Asia University, Taiwan. Lalu, ada Rintisan CEA (Credit Earning Activity), Rintisan course waiver serta Kepala Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris, Era Bawarti S.IP., M.Hum. memaparkan mengenai organisasi kemahasiswaan di Program Studi Bahasa dan Kebudayaaan Inggris diantanya ada Edition (English Department Student Union), Senat Mahasiswa, Kolase (Klub Drama), dan Inkfinitum (Klub Menulis).

 

Back To Top